Cutdekayi New Mom is here!

Mom Blogger – Cutdekayi, begitulah perempuan berusia 21 tahun ini dikenal. Meski masih terbilang muda, Mba Ayi ini sudah memiliki anak yang berusia 5 bulan. Allhamdulillah, lengkap sudah ibadah separuh agamanya, tinggal melengkapi separuh lainnya biar lengkap 100 % insya allah aamiin. Ketika mengunjungi blog mba Ayi, saya terbawa pada salah satu postingan, tentang suaminya yang programmer. Saya tertawa ngikik, karena keinginan suaminya new mom ini yang tidak ingin dipanggil programmer membuat saya flashback ke masa-masa yang pernah saya lalui. Tentang teman-teman saya, yang kebanyakan lelaki, tentang saya yang juga bekerja di tempat khusus berisi lelaki-lelaki yang kalau luang, sering menggunakan waktunya untuk mendownload.

Mereka juga sering menolak untuk dipanggil sebagai programmer, IT Specialist atau segala hal yang berhubungan dengan spesialis mereka. Jadi, semoga Mba Ayi sabar ya, saat suaminya tengah serius di depan laptop. Karena sesungguhnya saya sendiri kalau sudah bertemu dengan masa lalu itu, saya juga pernah mengalami sampai lupa untuk pulang dari kantor. Hehehe.

new mom

Sebagai seorang New Mom, Mba Ayi sudah memperlihatkan usahanya untuk bisa mengoptimalkan perannya sebagai seorang istri dan ibu, tapi juga tidak melupakan sesuatu yang membuat saya pribadi mengenalnya, yaitu sebagai seorang blogger. Tampak, bahwa dengan kondisi barunya ini, Mba Ayi justru memanfaatkan peluang untuk bisa menulis dan tampaknya beliau tidak kehabisan ide untuk menjadikan bahan tulisan di blog. Karena, banyak tulisannya yang berisi tentang kisah keluarganya (family), seperti apa suka dan duka menjadi seorang istri dan ibu.

Tidak hanya itu, Mba Ayi juga menuangkan coretan kenangan yang mungkin suatu saat nanti akan dibaca oleh anaknya, tentang bagaimana berartinya sang buah hati yang hadir di kehidupan mba Ayi. Dari tulisannya, juga tersirat sebuah kasih sayang yang tercurah dari sosok Ibu pada anaknya, yang membuat pengunjung blog akan merasa rindu dengan sosok Ibu tercinta dan orang-orang yang disayanginya.

Di usianya yang muda, Mba Ayi sudah berani untuk memutuskan menikah dan menjadi seorang new Mom, patut diacungi jempol sebuah keputusan yang sebenarnya juga tidak cukup mudah. Karena, menurut pandangan saya, menikah adalah sekumpulan komitmen yang dijadikan satu, komitmen dalam segala hal, terutama dalam menerima kehidupan juga menerima segala yang kurang dari pasangan. Bukankah penghargaan dengan mengatakan, “Anda hebat, Mba Ayi,” sesuatu yang wajar jika saya utarakan padanya? Ya, itulah mengapa saya tuliskan seperti itu.

Setelah itu, pada salah satu postingan yang berjudul “Ngampus lagi, yuk!” Sebuah kesempatan untuk kembali melanjutkan studinya di dunia kuliah akhirnya diambil oleh Mba Ayi. Meski, tampak rasanya berat juga ya, meninggalkan buah hati yang masih kecil untuk melanjutkan pendidikan. Tapi, di sini, mungkin banyak pembaca yang merasa “Wah beruntung sekali, Ayi.” Karena, tidak semua orang bisa merasakan dan mendapat dukungan seperti yang Mba Ayi dapat, semoga ini bisa membuat Mba Ayi semakin semangat untuk mengoptimalkan jalan yang sudah diberikan oleh Allah, sehingga tidak menyia-nyiakan waktu dengan membalas komentar, “beruntung apaan, aku galau juga tau.” Hehehe, tidak, saya yakin Mba Ayi tidak akan berkomentar seperti itu, karena saya tahu, keputusan yang diambilnya sudah melalui tahap istikharah yang sesuai syariat.

Belajar Menjadi Ibu Profesional

Waktunya datang, ketika akhirnya Mba Ayi menyadari, bahwa kini meski kekurangan dari sang suami ada dan nyata, dirinya tidak pernah lupa untuk menyanjungnya pada setiap tulisan di blog Mba Ayi. Bukan untuk mencari sebuah popularitas, tapi sebagai bukti bahwa terkadang cinta itu bukan menjadikannya istimewa karena kelebihannya, tapi justru menjadi teramat istimewa dengan kekurangan yang dimiliki kemudian menerimanya. Juga, tentang keharmonisan yang tampak setiap keduanya menghabiskan waktu bercanda tawa, bukan sama-sama gengsi terhadap bentuk romansa. 

Wah,wah, wah saya menulis ini jadi terlalu serius dan sedikit terbawa nih dengan keharmonisan keluarga kecil Mba Ayi. Jika pembaca penasaran dengan Mba Ayi dan ingin mencari tahu, silakan langsung saja kunjungi blognya di www.cutdekayi.com .


Blog : http://www.cutdekayi.com/

Twitter : http://www.twitter.com/cutdekayi

Instagram : http://www.instagram.com/cutdekayi

Written by

Blogger – Reader – Writer – Amateur Photographer – Reviewer – Buzzer For more information about me kindly please visit this link : About on Top Menu. Bussiness Inquiry or more information please send your email to : ipehalena@gmail.com .

Leave a Reply