3 Manfaat Go-Jek menurut pengalaman

Manfaat Gojek – Kalau dipikir kembali, rasanya telat sekali saya menulis tentang bagaimana saya yang merasakan kehadiran Go-jek. Meski, tahun lalu ada juga yang mengalami pengalaman buruk dengan Go-jek, semoga saja setiap kritik dan saran serta keluhan bisa ditanggapi dengan baik dan segera dicari jalan keluar agar bisa mencegah terjadinya hal-hal yang akan merugikan pelanggan.

Manfaat gojek

Saya dan Go-jek sudah memiliki pengalaman yang berkesan, allhamdulillah, meski memang beberapa kali dapat Abang Go-Jek yang tidak memakai atribut secara lengkap, karena wajar sih, tempat saya ini beberapa kali sudah ada kekerasan terhadap abang Go-Jek yang lewat. Jadi, bagi saya, wajar jika mereka mengutamakan keselamatan mereka juga. Kemudian, kenapa saya hanya memberikan 3 manfaat yang saya rasakan? Tidak sekalian sepuluh gitu? Karena 3 manfaat gojek inilah yang benar-benar membuat saya senantiasa memilih aplikasi ini.

Sebelumnya, saya mengalami kesulitan terkait aplikasi Go-Jek di handphone saya, maklum handphone jadul. Pada akhirnya harus saya uninstal demi kebaikan handphone saya. Tapi, tidak lama, Line Indonesia memberi kemudahan lagi untuk memesan Go-Jek melalui Line Messanger tanpa perlu meng-instal aplikasinya. 

Ini dia 3 manfaat yang saya rasakan dengan adanya Go-Jek :

1. Kendaraan yang digunakan Abang Go-Jek, kebanyakan mengendarai motor dengan kondisi yang baik dan bukan motor lama.

Ini saya rasakan sekali, apalagi karena berat badan saya yang tidak bisa dikatakan langsing, sebelum menggunakan Go-Jek, saya sering mendapati abang Ojek yang menggunakan motor Le**nda keluaran lama, dengan keadaan ban yang saat saya duduk di atas motor, kemudian kempes. Apalagi sempat oleng motornya karena bannya sudah benar-benar kempes. Kalau ditanya, abang ojeknya bilang, “gak apa-apa neng, udah biasa. Kalo diisi anginnya saya keluarin duit lagi.” Setelahnya saya selalu kapok kalau mau naik ojek. 

2. Memudahkan dalam pemesanan.

Apalagi kalau mau beli ini dan itu, tapi sama sekali tidak bisa keluar rumah. Nah, Go-Jek lagi-lagi menjadi tenaga andalan. Pernah saya memesan Jonny Steak yang terletak di duren sawit. Saya order melalui Go-Jek ke Bekasi dengan biaya hanya 10.000 rupiah. Kalau saya makan di sana, saya pikir tidak akan nyaman. Apalagi sekarang sudah dilakukan pelebaran jalan yang tidak memungkinkan untuk parkir kendaraan di depannya.

3. Menjadi kurir andalan kalau saya butuh mengirim barang di sekitar area Jakarta / Bekasi.

Ini bener, apalagi kalau barang yang diantar itu berupa makanan. Sementara penyedia jasa layanan kurir seringnya telat dalam mengantar barang, jadilah saya menggunakan jasa Go-Jek sebagai solusi ampuh. Seperti waktu itu saya menggunakan jasa Go-Jek untuk mengantar dua kilogram cokelat ke daerah ciangsana, Bogor. Ongkosnya hanya 10.000 saja. Dan abangnya ternyata rumahnya dekat.

Nah, begitulah manfaat dari kehadiran Go-Jek yang saya rasakan. Meski, sebenarnya pengalaman yang tidak mengenakkan dari teman-teman lain terkait Go-Jek juga tidak sedikit, seringnya saya kalau mau memesan selalu berdoa sebelumnya, dan berdoa selama proses transaksi dengan Go-Jek. Supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, begitu. Semoga saja, Go-Jek semakin memperketat aturannya dan berupaya untuk mencegah terjadinya hal buruk demi melindungi pelanggan dan juga melindungi abang Go-Jeknya sendiri, tentunya.

Written by

Blogger – Reader – Writer – Amateur Photographer – Reviewer – Buzzer For more information about me kindly please visit this link : About on Top Menu. Bussiness Inquiry or more information please send your email to : ipehalena@gmail.com .

Leave a Reply