Tantangan Bersih di Pasar Bantar Gebang Bekasi

Ipehalena – Hari Minggu (1 May 2016) yang cerah sumringah, rasanya cocok kalau menikmati hari dengan berjalan-jalan. Saya memutuskan untuk pergi ke Pasar Bantar Gebang Bekasi, sekalian mencari sarapan dan jajanan pasar. Juga membeli sayur mayur untuk persediaan seminggu ke depan. Kalau belanja sayur di Bekasi, biasanya saya akan merujuk ke Pasar Bantar Gebang atau Pasar Baru Bekasi. Karena harga sayur mayur yang cenderung lebih murah dari pasar di dekat rumah.

Sampai di pasar Bantar Gebang, waktu menunjukkan pukul 7 pagi, tapi suasana di sana sudah sangat ramai sekali. Allhamdulillah, meski begitu, tempat parkiran yang tersedia masih banyak, tidak berhimpitan, tapi juga aman (insya allah). Hanya sedikit keluhan, yaitu jalanan yang becek sehingga saya harus berhati-hati saat berjalan. Maklum, jalanannya jadi licin karena basah. Sambil asik melihat-lihat sayuran, menimbang-nimbang mana yang dibeli dalam jumlah banyak, mana yang sedikit. Mana sayur yang bagus mana yang sudah layu. 

cuci piring
foto milik pribadi

Kopdar di acara Road Show Scotch-BriteTM

Sambil belanja, saya bertemu juga dengan salah seorang blogger, Mbak Risalah Husna yang ternyata sudah memarkirkan motornya di pintu gerbang pasar. Kopdar di pasar, sesuatu yang menarik, tapi bukan hal yang baru lagi kan. Kami berdua bertemu di depan stand milik Scotch-BriteTM yang sedang menggelar acara di sana. Kebetulan, spons cuci piring di rumah sudah harus diganti, otomatis saya langsung ikut mengantri untuk membeli. Ternyata harganya murah, cuma 10.000 dapat 4 spons. Pantesan aja, banyak ibu-ibu yang mengantri ikutan membeli. 

cuci piring
Foto milik pribadi


Hebohnya, selain bisa membeli produk spons dari Scotch-BriteTM dengan harga murah, pembeli juga bisa dapat nomor undian yang langsung diundi hari itu juga. Ternyata pagi yang mulai sedikit mendung di Pasar Bantar Gebang membawa berita baik buat Ibu yang satu ini. Beliau mendapat Mixer!! Otomatis saya semakin semangat ikut mengantri, dengan harapan bisa mendapat satu set pisau. Meski ternyata, saya dapat bonus spons bukan pisau, hehehe.

Scotch Brite
Foto milik pribadi

Nah, saat saya menyengaja mengunggah foto-foto keseruan di stand Scotch-BriteTM, ternyata di hari yang sama, serentak Scotch-BriteTM mengadakan keseruan di Bandung, Bogor, Surabaya dan Jogjakarta. Pantas saja, beberapa nama akun twitter yang saya kenal berseliweran, dengan foto keseruan mereka bersama pengunjung stand Scotch-BriteTM yang lain.

Karena saya sendiri juga ikut senang melihat antusias ibu-ibu yang juga harap-harap cemas saat mengambil nomor undian. Bagi yang ingin membeli produk terbaru dari Scotch-BriteTM, bisa dicek di timeline twitter mereka. Sesuai informasi, mereka masih akan mengadakan pengenalan produk baru mereka sampai 15 Mei di kota-kota Bandung, Bogor, Surabaya, Jogjakarta dan Bekasi.

‘Ilmu Khusus’ Mencuci Piring

Berbicara masalah Scotch-BriteTM, saya jadi kepikiran tentang cuci piring. Aktivitas satu ini sering sekali dianggap sebagai pekerjaan yang tak membutuhkan ‘ilmu khusus’. Tidak banyak yang melemparkan komentar bahwa pekerjaan membersihkan dan merapikan rumah itu merupakan bakat yang ada sejak lahir. Padahal, untuk mengurus rumah juga diperlukan ketelitian serta kesabaran yang penuh.

Misalnya, mencuci piring. Saya kemudian teringat pada masa-masa liburan SD. Setiap berlibur di rumah nenek, saya selalu mendapat pelajaran “Cara Membersihkan Rumah” secara gratis. Dan, saya dapati, banyak teman-teman saya yang ternyata kurang memahami metode mencuci piring yang tepat. Sehingga sering kali membuang banyak sabun, meninggalkan minyak yang tersisa serta penggunaan air yang terlalu berlebihan.

Dengan dicanangkannya “Save Water for the best future”, ternyata teknik cuci piring yang diajarkan oleh mendiang Nenek saya (rahimahullaha) sesuai dengan gerakan penghematan air. Seperti apa Teknik Cuci Piring yang diajarkan oleh beliau, simak di bawah ini.

1. Sebelum mencuci piring, basahi terlebih dahulu piring, gelas, sendok serta perlengkapan memasak dengan air secukupnya. Ini dimaksudkan untuk mempermudah kotoran-kotoran pada perlengkapan makan dan masak agar tidak mengering sehingga nantinya susah untuk dicuci

2. Pisahkan perlengkapan makan dan perlengkapan masak sebelum mencuci. Kelompokkan sesuai dengan jenisnya. Misal : piring dengan piring, sendok dengan sendok serta gelas dengan gelas.

3. Mulailah mencuci dari Kelompok Gelas, kemudian sendok, lalu piring dan terakhir perlengkapan masak.

Dengan mencuci gelas terlebih dahulu akan membuat bibir gelas terhindar dari minyak yang menempel pada peralatan lain. Sehingga ketika dibilas nanti, tidak menyulitkan serta gelas yang dicuci akan meninggalkan wangi yang segar.

4. Bilaslah peralatan yang dicuci satu persatu. Agar menghemat air, usahakan usai mencuci satu perlengkapan kemudian matikan air. Ini sangat efektif untuk memanfaatkan air secukupnya, tidak berlebihan.

Atau bisa juga dengan menggunakan baskom sebagai penampung air ketika membilas peralatan yang dicuci, sehingga bisa diukur seberapa banyak air yang kita gunakan untuk mencuci piring.

5. Yang tidak boleh dilupakan adalah gunakan spons yang sesuai juga penggunaan sabun yang tidak berlebihan. Penggunaan spons tidak boleh sembarangan, misalnya spons dengan serabut yang kasar bisa meninggalkan goresan pada gelas kaca atau piring keramik. Juga bisa merusak permukaan teflon.

Tipe Spons untuk Cuci Piring

Sebelum membeli spons untuk cuci piring, dicek terlebih dahulu kira-kira spons yang bagaimana yang dibutuhkan di dapur. Di road show kemarin, Scotch-BriteTM juga mengenalkan 3 produk terbaru mereka.

1. Sabut spons ekonomis, sesuai namanya sabut ini harganya murah, cuma Rp 2.000 saja. Permukaannya lembut, jadi tidak merusak piring keramik/kaca.

2. Sabut Spons Basic, untuk spons ini ukurannya lebih besar dari spons ekonomis. Spons ini tipe yang saya butuhkan, karena kalau cuci piring pakai spons besar rasanya lebih afdol gitu.

3. Sabut Stainless, sabut ini wajib dimilik juga loh. Biasanya saya gunakan untuk menghilangkan kerak dari bagian bawah wajan yang sering gosong. Tetap aman sehingga tidak merusak lapisan wajan. Juga sering saya gunakan untuk membersihkan kompor.

Jadi, pilih spons yang aman, mengandung serat yang halus, lentur dan memiliki daya serap yang baik. Bisa gunakan merk Scotch-BriteTM karena bentuknya yang lembut sehingga melindungi perlengkapan dapur dari goresan serat kasar. Dengan memahami cara mencuci piring ini, selain bisa memanfaatkan air dengan baik juga bisa membuat peralatan makan dan masak menjadi awet, tidak mudah rusak tapi tetap bersih sehingga makanan di rumah tersaji dengan sehat. 

Mau juga ikutan #TantanganBersih? Datang ke acaranya yang diadakan di Bekasi, Bandung, Bogor, Surabaya dan Jogjakarta. Belanja produknya, joget dan nyanyi bareng Tim Scotch-BriteTM. Pantau juga facebook Scotch-BriteTM Indonesia karena akan ada hadiah menarik.

Scotch-Brite(TM) www.britequeen.com
Twitter : @ScotchBriteID
Facebook Fanpage : www.facebook.com/ScotchBrite.Indonesia/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *