8 Pelajaran Berharga dari Robin Williams

robin williams

Melalui film, saya sering mengambil atau memetik pelajaran tentang kehidupan dan sosial. Entah itu melalui tokoh-tokohnya (dalam hal ini karakter), atau melalui dialognya. Bagi saya, setiap nilai yang berbobot yang disampaikan melalui sebuah lakon, memberi efek yang long lasting. Tidak terkesan menggurui dan memberi jeda bagi penonton untuk mencerna dan mengemasnya melalui pemahaman diri sendiri.

Ada banyak kenangan yang saya ingat melalui Tokoh Robin Williams. Dia banyak memerankan karakter, tapi selalu menghadirkan guyonan yang cerdas. Sebagai orang yang pernah menghabiskan waktu liburan dengan menonton film Jumanji, saya sangat berterima kasih untuk dedikasinya di dunia perfilm-an. Lantas, apa saja yang saya pelajari melalui karakter-karakter dari film yang dibintangi olehnya?

1. Dead Poet Society

Paska berita tentang meninggalnya Robin williams, serentak beberapa channel televisi kabel khusus film, memutar banyak film yang dibintangi olehnya. Dan hari itu adalah kali pertama saya menonton Dead Poet Society.

dead poets society
sumber : google


Sebuah film yang mengisahkan tentang anak-anak yang bersekolah di asrama. Mereka memiliki perkumpulan dimana di tempat itu, seluruh anggotanya harus berkontribusi dalam membuat puisi atau membacakannya. Robin Williams berperan menjadi seorang guru, mengajarkan mereka dengan cara yang berbeda.

UBAH PERSPEKTIFMU

– ipeh alena

Dengan berdiri di atas meja di depan kelas. Keating (Robin Williams), menjelaskan pada murid-muridnya, bahwa melalui ketinggian itu, dia bisa melihat dunia dengan sudut pandang berbeda.

2. Jumanji 

Seperti yang saya tuliskan sebelumnya, saya sering menghabiskan liburan di rumah, sambil menanti tayangan drama keluarga diputar di salah satu stasiun televisi swasta. Dan film yang sering muncul kala liburan tiba yaitu film Jumanji.

Berkisah tentang seorang anak yang terjebak dalam permainan. Sayangnya, partner bermainnya tidak menyelesaikan permainan tersebut hingga dia terjebak bertahun-tahun lamanya. Sementara kehidupan terus berlanjut, dua anak yang menemukan permainan tersebut memulai kembali. Hingga akhirnya Robin (yang terjebak di permainan) bisa kembali ke dunia asalnya.

HADAPI KETAKUTANMU

– ipeh alena

Permainan yang menyajikan tantangan demi tantangan yang menjadi kenyataan ini mengajarkan untuk tetap hadapi ketakutan meski rasanya ingin menyerah. Selesaikan apa yang kau mulai meski rasa takut menguasai.

3. Hook

Film ini berkisah tentang Peter Pan yang kembali ke dunia nyata, kemudian menikah dan memiliki anak. Namun, Peter tak lagi banyak memiliki waktu, seluruh waktu dan hidupnya hanya didedikasikan untuk pekerjaannya. Menjadi seorang workaholic, membuat Peter tak pernah bermain dengan anaknya.

Kemudian, suatu ketika, Kapten Hook menculik anak-anaknya. Sehingga Peter harus kembali ke Neverland. Kehidupan Peter berubah, dia harus menyesuaikan banyak hal. Meninggalkan segudang teori dan berusaha untuk

TETAP TENANG, BERSENANG-SENANGLAH dan AJAK ANAKMU BERMAIN.

– ipeh alena

Meniti karir membuat Peter seakan lupa untuk bersenang-senang. Dalam film ini, sebuah kesan tertinggal dalam benak, bahwa bersenang-senang bukan sesuatu yang mahal. Bentuknya sederhana, dengan bermain bersama anak, tertawa dengan bahagia tanpa syarat.

4. Jack

Nah, ini film favorit saya. Karena segala hal yang tak mungkin (bagi saya) disajikan di sini, seolah-olah mengingatkan saya bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.

jack movie
sumber : google

Berkisah tentang seorang anak yang terlahir prematur. Tapi pertumbuhan selnya lebih cepat dua kali lipat dari manusia normal pada umumnya. Ini yang membuat Jack, yang berusia 9 tahun memiliki perawakan seperti bapak-bapak. Jack tidak memiliki teman, karena banyak anak-anak seusianya menganggap aneh dirinya. Hingga suatu ketika, guru privatnya menyerah. Dan kedua orang tuanya memutuskan untuk menyekolahkan Jack di sekolah umum.

BUATLAH HIDUPMU SPEKTAKULAR

– ipeh alena

Dengan menjalani kehidupan khas anak-anak, Jack memulai pertemanan dengan anak-anak lain. Berpura-pura menjadi guru kelas, menginap di rumah pohon. Dan mengalami pertengkaran dengan teman-temannya. Semua dia jalani dengan kehidupan yang tidak biasa.

5. Patch Adams

Diangkat dari sebuah buku, film semi autobiografi ini menceritakan seorang lelaki humoris yang melanjutkan pendidikannya menjadi seorang dokter. Patch, lelaki yang baru saja merangkak dalam kehidupan setelah melewati masa-masa berat dalam hidupnya sehingga hampir meninggal karena bunuh diri.

Saat melanjutkan study-nya, Patch bertemu dengan banyak pasien di rumah sakit. Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak yang muram dan menjalani kehidupan monoton. Hingga pada suatu kesempatan, Patch berhasil menemukan cara agar mereka melewati perawatan dengan cara yang berbeda.

TERTAWA ITU MENYEHATKAN

– ipeh alena

Demikianlah yang diajarkan oleh Patch melalui film ini. Bahwa, meski dalam kondisi sakit, bukan berarti tidak tertawa, tidak bergembira, atau terjerumus dalam kesedihan mendalam yang berlebihan. Karena dengan tertawa, ada kesedihan dan kebahagiaan yang dibagi pada orang lain dengan cara berbeda.

6. Awakening 

Seorang ahli biologi melamar di sebuah rumah sakit. Siapa sangka kalau ternyata, rumah sakit tersebut membutuhkan tenaga medis untuk membantu para pasien yang ‘lumpuh total’. Kelumpuhan secara keseluruhan meliputi kesadaran mereka.

Di tempat itu, Dr. Malcolm diminta untuk ikut mengurus para pasien katatonik, ada banyak sekali pasien yang harus diurus oleh semua tenaga medis di sana. Kemudian, pada satu kesempatan tak terduga, di ruangannya, dr. Malcolm mendapati sesuatu yang tidak banyak disadari oleh tenaga medis lainnya. Yaitu, gerak refleks para pasien. Mereka tidak ‘mati’, karena gerak refleks menandakan masih adanya sebuah kesempatan untuk ‘membangunkan’ mereka.

JIWA PARA PASIEN ADALAH SESUATU YANG TAK BOLEH DIKESAMPINGKAN. KARENA HAL KECIL DAPAT MENJADI PENTING.

– ipeh alena

Hingga kemudian muncullah ide untuk memberi perawatan pada seluruh pasien melalui uji coba dr. Malcom. Menariknya, film ini juga merupakan film biografi yang diangkat dari kisah nyata di Rumah Sakit Bronx, dr. Malcolm yang menemukan obat untuk penyakit ayan, sempat berhasil ‘membangunkan’ para pasien yang terkena penyakit saraf. Meski tidak lama, tapi ini menjadikan dr.Malcolm terus meneliti penyakit tersebut.

7.Bicenenntial Man

Nah, film drama ini juga saya tonton ketika liburan tiba. Karena soundtracknya yang saya kenal, akhirnya menjadikan saya kemudian penasaran dengan film tentang seorang robot pembantu. Tentang masa depan, dimana para robot menjadi pembantu sekaligus penjaga bagi keluarga yang membeli mereka. Robot-robot ini di desain memiliki banyak fitur sehingga mampu menjaga anak-anak.

Andrew, merupakan robot yang tak biasa. Karena dapat mempelajari  ‘perasaan’ layaknya manusia. Terutama kedekatannya dengan anak terkecil keluarga Neil. Beranjak remaja, Andrew dan Lil Miss semakin dekat. Mereka gemar bermain piano bersama.

SETIAP ORANG MEMILIKI TUJUAN, TEMUKANLAH TUJUANMU.

– ipeh alena

Meski merupakan robot yang tak mengenal usia, tapi Andrew yang sudah mempelajari sisi manusia dengan belajar ‘human’s feeling’ merasakan sesuatu. Dia memahami arti eksistensinya berada di dunia dan berada dalam keluarga Neil. Film drama ini membuat saya tidak pernah lepas dari air mata karena terharu. Perjuangan Andrew untuk meraih tujuannya, meski kemudian perjuangan itu hanya sebentar dia rasakan, tapi hasilnya merupakan sebuah kesuksesan.

8. Night at the Museum

Kalau fim ini, cenderung masih baru. Tapi, Robin sudah terlihat lebih tua dan tidak begitu selincah sebelumnya. Namun, sisi humorisnya masih tampak. Berkisah tentang seorang ayah yang harus hidup terpisah dari anaknya. Dia berjuang untuk memiliki pekerjaan kemudian melamar menjadi petugas keamanan di salah satu museum.

Sebelum memulai pekerjaannya, tiga orang tua yang juga petugas keamanan di sana mewanti-wantinya agar berhati-hati dan menepati waktu untuk segera menutup bagian-bagian tertentu. Dan tepat ketika matahari terbenam, sesuatu yang ajaib terjadi. Hanya saja, karena belum siap, Larry kelimpungan hingga membuat kekacauan. Dia hampir menyerah hingga bertemu dengan Teddy (Robin Williams).

SETIAP ORANG TERLAHIR DENGAN TALENTA, KEISTIMEWAAN DAN KEMAMPUAN SPESIAL. MESKI KAU TAK TERLAHIR DENGAN KEHEBATAN, NAMUN HAL YANG HEBAT AKAN TERJADI DALAM HIDUPMU.

– ipeh alena

Benar saja, segala sesuatu yang hebat terjadi pada Larry setiap malam menjelang. Dia belajar untuk bisa menangani kekacauan yang terjadi, mengubah suasana tak lagi kacau namun kondusif. Serta merangkul dua pasukan yang bermusuhan. Selain itu Larry berdamai dengan banyak makhluk yang ada di museum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *